/Menghirup Udara Segar di Pondok Seladah Gunung Papandayan

Menghirup Udara Segar di Pondok Seladah Gunung Papandayan

Hi penikmat perjalanan, ketemu lagi nih di artikel jalanjalan.in. Bagaimana sih mengajak orang yang belum pernah naik gunung agar mau dan ikut?, mungkin pertannya ini sering kita alami dan dengar. Memang tidak mudah mengajak orang untuk mencoba hal-hal baru, apalagi berhubungan dengan alam bebas.

Ada beberapa cara kita menawarkan kegiatan alam bebas ke teman kita yang kebetulan belum pernah mendaki. Salah satunya mungkin anda bisa mencoba mengajak ke Gunung yang tidak terlalu tinggi dan tidak membutuhkan waktu perjalanan yang lama.

Indonesia memiliki banyak sekali Gunung yang tidak terlalu sulit untuk didaki. Salah satunya Gunung Papandayan. Gunung ini cocok untuk pemula. Yuk kita coba membahas tentang jalan-jalan ke Gunung Papandayan. Hari yang paling sering dipilih untuk berangkat mendaki adalah hari Jum’at. Kami memilih terminal Kampung Rambutan sebagai tempat keberangkatan awal.

Jika anda ke terminal Kampung Rambutan pada jum’at malam. Akan terlihat banyak para penikmat perjalanan yang lengkap dengan keril-keril besarnya dan dengan tujuan yang berbeda-beda. Tidak sedikit yang kebetulan juga ingin ke Gunung Papandayan, alhasil dengan modal saling sapa dan kenalan, kami pun mendapat teman bareng untuk mendaki.

Terminal tujuan kami adalah terminal Guntur, dari situ akan dilanjutkan naik angkot ke Cisurupan. Ongkos yang kita keluarkan kira-kira Rp.55.000,-/org dan untuk angkot Rp.20.000,-/org. Dari Cisurupan anda bisa langsung mendaki dan bisa juga membayar kolbak dengan tarif Rp.20.000,-/org.

Tidak butuh waktu lama untuk sampai ke Pos Pendaftaran. Untuk harga tiket atau mengurus simaksi saya kurang tahu pasti karena setiap tahun ada perubahan, namun kami saat itu membayar masuk kawasan Rp.30.000,-/org dan Rp.30.000,-/org lagi untuk nge Camp/malam.

Mahal juga ya? 😀 . Disarankan bagi anda yang mau mendaki memilih pagi hari maksimal jam 09:00 WIB sudah mendaki karena jika terlalu siang khawatir anda akan terganggu dengan uang belerang di perjalanan yang setiap saat bisa menguap.

Jika sedang tidak hujan anda akan disuguhkan pemandangan yang indah dan asri sepanjang perjalanan. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tempat Camp adalah 3 jam perjalanan santai. Tempat Camp di Gunung Papandayan adalah Pondok Seladah.

Jika anda ingin ke tempat tertinggi dari Gunung Papandayan, biasanya dilakukan pada pagi hari yaitu Tegal Alun dan sekali lagi anda akan disuguhkan pemandangan yang eksotis dari suatu tempat yang disebut Hutan Mati. Disebut Hutan Mati karena tanaman disana semuanya mati dikarenakan dampat letusan/erupsi dari Gunung Papandayan diwaktu dulu.

Hayo bagaimana menurut kalian jalan-jalan kali ini asik kan?, dan tidak sulit bagi para pemula. Sekian artikel kali ini. Sampai jumpa di artikel-artikel berikutnya.

Salam Lestari 🙂